Archive for Maret, 2011

Pelajaran Digital

Maret 13, 2011

DECODER

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:28

 

Teknik Digital SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI 3. Menerapkan dasar-dasar teknik digital DECODER Dalam suatu sistem digital instruksi-instruksi maupun bilangan-bilangan dikirim dengan deretan pulsa atau tingkatan-tingkatan biner. Misalnya jika kita menyediakan karakter 4 bit untuk pengiriman instruksi maka jumlah instruksi berbeda yang dapat dibuat adalah 24=16. Informasi ini diberi kode atau sandi biner. Dipihak lain seringkali timbul kebutuhan akan suatu saklar multi posisi yang dapat dioperasikan sesuai dengan kode tersebut. Dengan kata lain untuk masing-masing…
Baca Selengkapnya
Label: , , , , , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

FLIP-FLOP

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:27

 

Teknik Digital SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI 3. Menerapkan dasar-dasar teknik digital FLIP-FLOP Flip-flop adalah keluarga Multivibrator yang mempunyai dua keadaaan stabil atau disebut Bistobil Multivibrator. Rangkaian flip-flop mempunyai sifat sekuensial karena sistem kerjanya diatur dengan jam atau pulsa, yaitu sistem-sistem tersebut bekerja secara sinkron dengan deretan pulsa berperiode T yang disebut jam sistem (System Clock atau disingkat menjadi CK). var s1 = new SWFObject(‘http://elektronika.net76.net/digital/5%20FLIP%20-%20FLOP.swf’,’player’,’600′,’700′,’9′);…
Baca Selengkapnya

REGISTER

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:24

 

Teknik Digital SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI 3. Menerapkan dasar-dasar teknik digital REGISTER Register adalah sekelompok flip-flop yang dapat dipakai untuk menyimpan dan untuk mengolah informasi dalam bentuk linier.Ada 2 jenis utama Register yaitu:1. Storage Register (register penyimpan)2. Shift Register (register geser) var s1 = new SWFObject(‘http://elektronika.net76.net/digital/6%20REGISTER.swf’,’player’,’600′,’700′,’9′); s1.addParam(‘allowfullscreen’,’true’); s1.addParam(‘allowscriptaccess’,’always’);…
Baca Selengkapnya

IC DIGITAL

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:21

 

Teknik Digital SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI 3. Menerapkan dasar-dasar teknik digital Keluarga IC Digital Perkembangan teknologi elektronik diawali dengan penggunaan Tabung hampa sebagai bagian pokok suatu alat elektronik. Kemudian temukanlah Transistor sebagai pengganti Tabung hampa. Perkembangan selanjutnya adalah munculnya rangkaian terpadu (Integrated Circuit) yang mengkombinasikan berbagai komponen bipolar (resistor, transistor) dalam satu chip.Berdasarkan kepadatan komponen keluarga IC dibagi menjadi 4 kelompok yaitu:1. SSI ( Small Scale Integration)2….
Baca Selengkapnya
Label: , , , , , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz
Iklan

Digital dasar

Maret 13, 2011

COUNTER

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:09

 

Teknik Digital SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 3. Menerapkan dasar-dasar teknik digital COUNTER Counters (pencacah) adalah alat/rangkaian digital yang berfungsi menghitung/mencacah banyaknya pulsa cIock atau juga berfungsi sebagai pembagi frekuensi, pembangkit kode biner, Gray. Ada 2 jenis pencacah yaitu: 1. Pencacah sinkron (syncronuous counters) atau pencacah jajar. 2. Pencacah tak sinkron (asyncronuous counters) yang kadang-kadang disebut juga pencacah deret (series counters) atau pencacah kerut (rippIe counters). …
Baca Selengkapnya
Label: , , , , , , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

Senin, 14 Februari 2011

Komunikasi Antar IC dengan IIC (2)

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 06:46

 

5.1 Clock Synchronization GAMBAR 11 CLOCK SYNCHRONIZATION Karena sifat wired AND dari I2C bus, dimana jika salah satu device menarik bus dalam kondisi low maka device lain tidak dapat membuat bus tersebut menjadi high (sifat dari logika AND), sehingga jika ada lebih dari satu device yang melakukan initiatif transfer data sebagai Master dengan membangkitkan sinyal clock pada SCL pada saat yang bersamaan harus ada sinkronisasi clock yang dapat dijelaskan…
Baca Selengkapnya

Komunikasi Antar IC dengan IIC (1)

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 06:37

 

1. Latar Belakang dan Konsep IIC Pada saat ini desain elektronik dituntut untuk semakin ringkas dan fleksibel, dimana ukuran fisik IC semakin diperkecil dan jumlah pin diminimalkan dengan tetap menjaga fleksibilitas dan kompabilitas IC sehingga mudah untuk digunakan dalam berbagai keperluan desain yang berbeda, oleh karenanya banyak perusahaan semikonduktor yang berusaha mengembangkan cara baru komunikasi antar IC yang lebih akomodatif terhadap tuntutan diatas sebagai alternatif dari hubungan antar IC secara paralel…
Baca Selengkapnya

Tutorial belajar mikrokontroler

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 06:26

 

Dibandingkan beberapa waktu yang lalu, sekarang harga chip mikrokontroler sudah relatif murah. Bahkan untuk sekadar membuat lampu berjalan, mikrokontroler pantas dipilih. Namun ternyata murahnya harga tidak serta merta membuat penggemar elektronika menggunakan mikrokontroler dalam rancangannya. Bukannya apa-apa, tapi karena mereka tidak dapat memprogramnya!Pakai trik apa?Harus diakui bahwa merancang sistem bermikrokontroler memang membutuhkan dasar ilmu yang cukup kompleks. Banyak orang jadi menyerah sebelum mencoba. Mereka dibingungkan oleh lingkaran setan, dari mana harus memulai?Yang penting, Anda harus banyak berlatih, baik teori maupun praktik….
Baca Selengkapnya
Label: , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

Materi digital

Maret 13, 2011

Tahap-tahap pembuatan robot

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 06:20
 

Tim yang masuk final Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) sejumlah dua puluh empat (24) tim berhak bertarung dalam lomba robot panjat pinang (KRI) dan 37 tim robot bertarung dalam kontes robot cerdas pemadam api (KRCI). Bagaimana cara membuat robot-robot itu agar bisa hebat & cerdas? Dalam tutorial ini akan dijelaskan langkah-langkah membuat robot cerdas, baik KRI/KRCI. Tahap-tahap pembuatan robot Secara garis besar, tahapan pembuatan robot dapat dilihat pada gambar berikut: Ada tiga tahapan pembuatan robot, yaitu: Perencanaan, meliputi: pemilihan hardware dan design.Pembuatan, meliputi pembuatan mekanik,…
Baca Selengkapnya
Label: , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz
 

Pengantar Robot

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 06:16
 

Robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produksi. Penggunaan robot lainnya termasuk untuk pembersihan limbah beracun, penjelajahan bawah air dan luar angkasa, pertambangan, pekerjaan “cari dan tolong” (search and rescue), dan untuk pencarian tambang. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu…
Baca Selengkapnya

Minggu, 13 Februari 2011

 

Universsal Serial Bus (USB)

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:45
 

Pada sebuah CPU komputer terutama di bagian belakangnya terdapat sejumlah slot. Slot-slot tersebut memiliki beberapa bentuk, dari yang bulat kecil hingga kotak persegi panjang. Slot-slot tersebut adalah tempat peralatan-peralatan lain seperti printer, monitor, kibor, dan mouse terhubung ke CPU. Komputer memang dirancang untuk dapat “menerima” alat-alat lain tersebut. Kibor dan monitor adalah alat yang harus ada pada sebuah komputer, sedangkan lainnya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna komputer. Istilah yang baku untuk slot-slot tersebut adalah gerbang antarmuka(port interface), atau kita sebut saja port, maksudnya adalah…
Baca Selengkapnya

Remote Control

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:43
 

Peralatan-peralatan elektronik seperti pesawat televisi, radio tape, VCD player, DVD player, atau penyejuk ruangan(AC), saat ini dapat dipastikan sudah dilengkapi dengan sebuah remote control. Dengan remote control tersebut, kita dapat mengatur pesawat TV seperti memindahkan saluran TV atau mengubah volume suara dari posisi tempat duduk kita tanpa perlu mendatangi pesawat TV. Walaupun saat ini kebanyakan orang membatasi pengertian remote control pada peralatan-peralatan elektronik rumah saja, namun sebenarnya fungsinya jauh lebih luas. Sesuai namanya remote control adalah alat pengendali jarak jauh yang berfungsi…
Baca Selengkapnya
Label: , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

Arus Listrik

Maret 5, 2011

RANGKAIAN TIGA FASE

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:04

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan RANGKAIAN TIGA FASE Tegangan sistem tiga fase hubungan bintang terdiri dari empat terminal salah satunya titik nol. . Menu SILABUS RPP MATERI LATIHAN SOAL SLIDE VIDEO DOWNLOAD KOMPETENSI DASAR 1.1 Menjelaskan arus, tegangan dan tahanan listrik …
Baca Selengkapnya
Label: , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

RANGKAIAN PARALEL ARUS LISTRIK BOLAK

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:03

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan RANGKAIAN PARALEL ARUS LISTRIK BOLAK Dalam rangkaian arus bolak-balik apabila beban diparalel maka untuk menganalisis rangkaian tersebut dapat diselesaikan dengan beberapa cara. Jika rangkaian paralel dihubungkan dengan sumber yang frekuensinya berubah-ubah, maka pada frekuensi tertentu komponen arus reaktif jumlahnya akan nol. Menu SILABUS RPP …
Baca Selengkapnya

RANGKAIAN SERI ARUS BOLAK

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:01

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan RANGKAIAN SERI ARUS BOLAK Sebuah resistor R ohm dan Induktor L henry diseri dan dihubungkan dengan sebuah sumber tegangan arus bolak – balik Faktor kualitas dalam rangkaian seri RLC adalah tegangan magnetisasi saat rangkaian berresonansi. Menu SILABUS RPP MATERI LATIHAN SOAL SLIDE VIDEO DOWNLOAD …
Baca Selengkapnya

DASAR LISTRIK BOLAK

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 23:00

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan DASAR LISTRIK BOLAK Dalam rangkaian listrik arus bolak-balik sudut fase dan beda fase akan memberikan informasi tentang tegangan dan arus. Sedangkan beda fase antara tegangan dan arus pada listrik arus bolak-balik memberikan informasi tentang sifat beban dan penyerapan daya atau energi listrik. Dengan mengetahui beda fase antara tegangan dan arus dapat diketaui sifat beban apakah resistif, induktif atau kapasitif. …
Baca Selengkapnya

Label: , , , ,

Muatan Listrik

Maret 5, 2011

RANGKAIAN TRANSIEN

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:59

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan RANGKAIAN TRANSIEN Sifat dari kapasitor yang dapat menyimpan energi listrik disebut kapasitansi. Medan listrik antara pelat besarnya sebanding dengan jumlah muatan dan juga beda potensial antara pelat kapasitor sebanding dengan jumlah muatan . Menu SILABUS RPP MATERI LATIHAN SOAL SLIDE VIDEO DOWNLOAD…
Baca Selengkapnya
Label: , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

ANALISIS SIMPUL

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:57

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan ANALISIS SIMPUL Teknik menganalisa rangkaian listrik dengan menggunakan analisis simpul merupakan pengembangan dari hukum Kirchoff I tentang arus. Jumlah aljabar arus di titik simpul atau titik cabang sama dengan nol atau arus yang masuk titik simpul sama dengan arus dari titik simpul. Langkah–langkah dalam analisis simpul adalah menentukan jumlah titik simpul dan simpul referensi, menentukan persamaan arus di titik simpul dan menyelesaikan…
Baca Selengkapnya

ANALISIS LOOP

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:56

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan ANALISIS LOOP Teknik menganalisis rangkaian listrik dengan menggunakan analisis loop merupakan pengembangan dari penggunaan hukum Kirchoff II tentang tegangan. Persamaan-persamaan loop merupakan persamaan tegangan dalam rangkaian tertutup. Langkah-langkah dalam analisis loop ini untuk menentukan arus loop, persamaan tegangan, dan metode penyelesaian persamaan tegangan. Menu…
Baca Selengkapnya

TEORI SUPERPOSISI

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:55

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan TEORI SUPERPOSISI Teori superposisi digunakan untuk menganalisa rangkaian yang terdiri dari beberapa sumber dan tahanan. Sumber dapat berupa tegangan atau sumber arus. Teori superposisi memudahkan menentukan arus pada suatu cabang dengan menganggap sumber bekerja satu per satu. Arus total pada cabang tersebut merupakan jumlah aljabar dari arus tiap-tiap sumber dengan memperhatikan arah arus. …
Baca Selengkapnya

Label: , , , ,

Modul Kelistrikan

Maret 5, 2011

TEGANGAN DAN DAYA LISTRIK DC

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:54

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan TEGANGAN DAN DAYA LISTRIK DC Untuk menghitung besar arus atau tegangan pada suatu rangkaian sederhana dapat menggunakan hukum ohm dan hukum Kirchoff secara bersama–sama. Dalam rangkain listrik arus searah untuk meperoleh suatu tegangan tertentu dapat menggunakan suatu kombinasi tahanan tertentu , rangkaian seperti ini disebut rangkaian pembagi tegangan. Menu …
Baca Selengkapnya
Label: , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

RANGKAIAN SERI DAN PARALEL

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:51

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan RANGKAIAN SERI DAN PARALEL Ada tiga macam sambungan hambatan / resistor, yaitu sambungan seri, sambungan paralel dan sambungan campuran (seri-paralel). Dari beberapa resistor yang disambung dengan jalan di atas, dapat ditentukan satu buah hambatan pengganti. Menu SILABUS RPP MATERI LATIHAN SOAL SLIDE VIDEO DOWNLOAD…
Baca Selengkapnya

HUKUM OHM DAN KIRCHHOFF

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:50

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan HUKUM OHM DAN KIRCHHOFF Apabila sebuah penghantar R dihubungkan dengan sumber tegangan maka arus listrik akan mengalir dari kutub positif ke kutub negatif melewati hambatan R. Untuk memecahkan persoalan-persoalan rangkaian yang rumit; yaitu rangkaian yang terdiri dari beberapa buah sumber tegangan atau sumber arus serta beberapa buah hambatan/beban maka dipergunakan hukum-hukum rangkaian, diantaranya hukum Kirchoff. …
Baca Selengkapnya

GAYA ELEKTROMAGNETIK

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:49

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan GAYA ELEKTROMAGNETIK Kuat medan magnet arus listrik tentunya merupakan jumlahan dari kontribusi masing-masing bagian atau elemen panjang arus listrik itu. Lebih lanjut Biot dan Savart berpendapat bahwa kuat medan magnet itu berbanding terbalik dengan kuadrat jarak dari elemen arus dengan arah menyilang tegak lurus arah elemen arus tersebut, serta sebanding dengan panjang elemen arus sebagaimana kelihatan dari tempat di mana kuat medan…
Baca Selengkapnya
Label: , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

Teori Kelistrikan

Maret 5, 2011

MEDAN MAGNET ARUS LISTRIK

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:47

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan MEDAN MAGNET ARUS LISTRIK Kuat medan magnet arus listrik tentunya merupakan jumlahan dari kontribusi masing-masing bagian atau elemen panjang arus listrik itu. Lebih lanjut Biot dan Savart berpendapat bahwa kuat medan magnet itu berbanding terbalik dengan kuadrat jarak dari elemen arus dengan arah menyilang tegak lurus arah elemen arus tersebut, serta sebanding dengan panjang elemen arus sebagaimana kelihatan dari tempat di mana kuat…
Baca Selengkapnya
Label: , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

MEDIUM MAGNET

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:46

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan MEDIUM MAGNET Medium magnetik merupakan medium yang mempengaruhi medan magnet sebagaimana dielektrikum mempengaruhi medan listrik . tetapi kalau dielektrikum selalu memperlemah medan listrik, maka medium magnetik ada yang justru memperkuat medan magnet yang dinamakan medium paramagnetik. Biji besi bersifat memperkuat medan magnet dan dinamakan medium ferromagnetik, karena ferromagnetik merupakan sifat kemagnetan yang istimewa dari…
Baca Selengkapnya

MAGNETOSTATIKA

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:44

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan MAGNETOSTATIKA Pengetahuan kemagnetan diawali dengan pengamatan terhadap serpihan batuan biji besi yang jika digantungkan secara bebas akan selalu menunjuk ke utara – selatan. ujung yang menunjuk ke utara disebut kutub utara dan yang lainnya disebut kutub selatan. Kutub-kutub magnet itu bisa dikatakan sebagai muatan-muatan magnet yang sejalan dengan muatan-muatan listrik. Bedanya, kutub magnet selalu berada dalam pasangan sehingga…
Baca Selengkapnya

KAPASITANSI KONDENSATOR

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:17

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan KAPASITANSI KONDENSATOR Kondensator adalah suatu konduktor yang mampu menyimpan rapat (to condense) muatan listrik sehingga mempunyai daya tampung, yaitu kapasitas yang besar sehingga disebut kapasitasnya besar. Pada dasarnya kapasitan kondensator dihitung dengan menggunakan rumus beda potensial antara kedua bagian kondensator oleh pemuatan listrik. C diperoleh dari rumus q = CV atau C = q/V. agar V mudah dirumuskan, dipilihlah bentuk–bentuk…
Baca Selengkapnya

Label: , , , ,

Materi Kelistrikan 2

Maret 5, 2011

KAPASITANSI KONDUKTOR

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:16

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan KAPASITANSI KONDUKTOR Yang dimaksud dengan kapasitansi adalah ukuran kapasitas, yakni kemampuan menampung muatan listrik. Suatu konduktor kalau dimuati muatan listrik akan menjadi bermedan listrik dipermukaannya, namun muatan listrik yang ada padanya tidak ditolak keluar dan lepas dari konduktor sebab gaya medan elektrostatika itu diimbangi oleh gaya tarik muatan listrik yang tandanya berlawanan yang berasal dari atom–atom konduktor…
Baca Selengkapnya
Label: , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

ARUS LISTRIK DAN PENGHANTAR

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:15

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan ARUS LISTRIK DAN PENGHANTAR Ada dua jenis muatan listrik yaitu muatan positif dan negatif. Dengan menggosokkan sisir dengan kain maka muatan negatif dihasilkan pada sisir dan muatan positif pada kain. Bagian yang sangat kecil dari suatu benda (baik padat, cair maupun gas) dan masih memiliki sifat benda tersebut disebut molekul. Tiap molekul terdiri dari beberapa atom sejenis yang disebut unsur dan bila atomnya berbeda disebut senyawa….
Baca Selengkapnya

KONSEP – KONSEP DASAR ELEKTROSTATIKA

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 22:03

 

DASAR DASAR KELISTRIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK AUDIO VIDEO STANDAR KOMPETENSI : 1. Menerapkan dasar-dasar kelistrikan KONSEP – KONSEP DASAR ELEKTROSTATIKA Sejarah kelistrikan diawali dengan diamatinya bahan ambar atau resin yang dalam bahasa Yunani berarti elektron, yang mana apabila bahan tersebut digosok dengan kulit binatang berbulu akan dapat menarik benda–benda halus yang ringan yang setelah menempel padanya lalu ditolaknya. var s1 = new SWFObject(‘http://elektronika.net76.net/listrik/1%20KONSEP%20-%20%20KONSEP%20DASAR%20ELEKTROSTATIKA.swf’,’player’,’600′,’700′,’9′);…
Baca Selengkapnya

Sabtu, 12 Februari 2011

Hukum Kelistrikan

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 14:51

 

Hukum Ohm Ahli fisika berkebangasaan Jerman yang bernama George Simon Ohm, telah berhasil menemukan hubungan antara besar beda potensial dengan besarnya kuat arus yang mengalir. Pernyataan Ohm yang dikenal dengan nama hokum Ohm berbunyi, Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar itu jika suhu penghantar tetap. Dari pernyataan Ohm diatas dapat dirumuskan bahwa, V = R I . Keterangan : V = Beda Potensial (volt) I = Kuat arus (ampere) R = Hambatan (Ohm) Hukum Kirchhoff Pada rangkaian listrik kita dapat menggabungkan beberapa rangkaian sederhana yang disebut dengan…
Baca Selengkapnya

Label: , , , , ,

Materi Kelistrikan 1

Maret 5, 2011

Arus Listrik & Muatan Listrik

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 14:43

 

Arus Listrik Jika elektron bergerak, lepas bebas dari pengaruh inti atom, serta terdapat suatu aliran (net flow), aliran ini dikenal sebagai arus listrik. Ini dapat dibayangkan sebagai serombongan domba yang bergerak bersama-sama ke utara namun tanpa diikuti oleh penggembalanya. Muatan listrik dapat diukur secara langsung menggunakan elektrometer. Arus listrik dapat diukur secara langsung menggunakan galvanometer. Apa yang dikenal dengan “listrik statis” bukanlah aliran elektron sama sekali. Ini lebih tepat disebut sebagai sebuah “muatan statik”, mengacu pada sebuah benda yang memiliki lebih banyak atau lebih sedikit elektron daripada…
Baca Selengkapnya
Label: , , , , Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz

Teori Atom

Ditulis oleh : Fauzan A Mahanani pada 14:16

 

Atom adalah satuan yang amat kecil dalam setiap bahan yang ada di sekitar kita. Atom terdiri atas tiga j enis partikel subatom:  elektron , yang memiliki muatan negatif;  proton , yang memiliki muatan positif;  netron , yang tidak bermuatan. Setiap unsur adalah unik yang dibedakan oleh jumlah proton yang terdapat dalam atom dari unsur tersebut. Setiap atom memiliki jumlah elektron yang sama dengan jumlah proton; bila ada perbedaan atom tersebut disebut ion. Banyak unsur lain yang diciptakan manusia, namun mereka biasanya tidak stabil dan dengan spontan berubah menjadi unsur kimia natural yang stabil melalui proses…
Baca Selengkapnya

Label: , , ,